Sabtu, 31 Agustus 2019

Suasana Tiket Masuk Sejarah Sejarah Museum Keraton Solo Surakarta memakai budaya sekarang

Suasana Tiket Masuk Wisata Sejarah Museum Keraton Solo Surakarta memakai budaya sekarang Waktu traveling ke Kota Solo, Keraton Surakarta harus Anda datangi. Di Museum Keraton Solo pengunjung bisa kenal riwayat serta budaya Jawa, sekaligus juga adat tradisi keseniannya. 

Tidak butuh cemas akan kehabisan inspirasi berjalan-jalan, bingung ingin pergi ke mana. Bila Anda senang wisata budaya serta tempat bersejarah, pergilah berlibur ke Kota Solo berkunjung ke Keraton Surakarta. Dimana Kamu bisa tahu indahnya bangunan keraton, historis serta kulturnya. Yang pasti wisata riwayat di Kota Surakarta ini menjanjikan kehebohan. 

Suasana Tiket Masuk Wisata Sejarah Museum Keraton Solo di Kota Surakarta memakai budaya sekarang


Letak Museum Keraton Solo di Kelurahan Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Ada di pusat kota, dekat Pasar Klewer. Akses jalan ke arah tempat gampang, perjalanan bisa ditempuh dengan bis/mobil/motor. Jika dari daerah jauh, naiklah pesawat terbang. Jangan sendirian traveling, bawalah kawan supaya lebih semarak. 

Terhitung tujuan wisata di Kota Surakarta favorit. Sama populernya dengan Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), Museum Radya Pustaka serta Taman Sriwedari. Museum Keraton Surakarta ramai didatangi pelancong, khususnya hari libur nasional serta akhir minggu. Bukan sekedar wisatawan domestik saja, kadang wisatawan luar negeri yang hadir. Mereka ingin tahu. 


Dalam riwayat. Sesudah Kesepakatan Giyanti tahun 1755, selanjutnya jadikan keraton untuk Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Bangunan keraton berperan jadi rumah Sri Sunan, serta sampai saat ini masih jalankan adat keraton. Areanya luas, bangunan keraton bergaya arsitektur Jawa tradisionil, tata ruangannya terbagi dalam beberapa komplek. 

Komplek Keraton Surakarta salah satunya Alun-alun Lor, Sasana Sumewa, Siti Hinggil Lor, Kamandungan Lor, Sri Manganti, Kedaton, Kamagangan, Sri Manganti Kidul, Kamandungan Kidul, Siti Hinggil Kidul, Alun-alun Kidul, dan lain-lain. Di komplek tersendiri, tidak terbuka untuk umum. Beberapa museum, manfaatnya menaruh benda bersejarah serta seni. 

Konsentrasi di Museum Keraton Solo terlebih dulu, pengunjung yang bertandang dapat lihat beberapa koleksi punya Kasunanan seperti benda pusaka, lukisan, keris, wayang, gamelan, arca, kereta kencana, diorama, dan lain-lain. Nikmati keseruannya. Terus perhatikan satu-satu, cari info bagaimana narasi sejarahnya. Agar wacana makin luas, meningkatkan pengalaman baru. 

Bila Kamu pengagum bangunan bersejarah, pasti menyimak arsitekturnya, terus tahu historisnya bagaimana. Di samping museum, pas di halaman Sasana Sewaka, ada bentangan pasir yang diambil dari Pantai Parangkusumo serta Gunung Merapi. Panggung Sangga Buwana, diakui merana yang dipakai oleh Susuhunan untuk bersemedi serta berjumpa Nyai Roro Kidul. 


Coba eksplor menelusuri lokasi keraton, dapatkan spot photo instagramable unik memiliki nuansa riwayat serta budaya. Di Sasana Sumewa ada meriam, dinamakan Kyai Sapu Jagad, meriam dibikin pada saat Sultan Agung. Di Gerbang Gladak ada patung ikonik yang diberi nama Reca Pandita Yaksa, warga ditempat mengatakan Reco Gladak. Ditengah-tengah Alun-alun Utara ada dua pohon beringin besar, Dewadaru serta Jayadaru. 

Hampir kelupaan. Oh iya, ada pertunjukan kultural di Keraton Surakarta. Di Alun-alun Lor ada Sekaten tiap bulan Mulud (penanggalan Jawa), puncaknya Garebeg Mulud diadakan semarak dengan gunungan. Sedang adat Kirab Malam 1 Suro, mengarak pusaka Kyai Slamet. Serta yang paling akhir ialah Tari Bedhaya Ketawang, cuma dipentaskan waktu tersendiri saja. 

Jadi sebelum kemana saja, berkunjunglah ke sini dahulu!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar